Home > Auditing > Audit Operasional

Audit Operasional

Audit Operasional adalah pengkajian atas setiap bagian organisasi terhadap prosedur operasi standar (SOP) dan metoda yang diterapkan suatu organisasi dengan tujuan untuk mengevaluasi efisiensi, efektivitas, dan keekonomisan (3E).

Jadi tujuan audit operasional adalah menciptakan operasional menjadi operasional perusahaan yang 3E (Efektif, Efisein, dan Ekonomis).

Efektif berarti sudah mencapai tujuan yang ditetapkan untuk dilakukannya operasional tersebut.

Efisien berati operasional perusahaan tidak mengeluarkan budget yang terlalu besar dalam menjalankan operasionalnya.

Ekonomis artinya hampir sama dengan efisien, bedanya adalah kalau efisien lebih ke arah tentang pengiritan (hemat), tetapi kalau ekonomis lebih mengarah ke arah Budgeting, jadi diusahakan kegiatan operasional costnya di bawah atau tidak melebihi budget yang telah ditetapkan oleh perusahaan untuk kegiatan tersebut.

Biasanya audit operasional dilakukan oleh internal auditor (divisi audit di dalam perusahaan itu sendiri), tetapi banyak juga audit operasional dilakukan oleh eksternal auditor.

Audit operasional bisa dilakukan secara menyeluruh untuk semua kegiatan di setiap aspek/divisi di dalam organisasi, atau mungkin juga hanya kegiatan-kegiatan di divisi tertentu.

 

-Eddy-

Categories: Auditing
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: